Wednesday, 24 May 2017

Demo Aksi Simpatik Peduli Pancasila dan NKRI


Orasi didepan RKB-E
Trunojoyopost–Rabu, 24 Mei 2017 Aliansi Keluarga Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (ALKEMA UTM) melakukan aksi simpatik peduli Pancasila dan NKRI. Aksi ini diawali dengan para mahasiswa yang tergabung dalam aliansi ini, berkumpul di sekitar cafĂ© yang tidak jauh dari kampus.  
“Aksi simpatik ini dilakukan di bulan Mei, yang didalamnya terdapat hari kebangkitan Nasional, dan memperingati hari dimana para mahasiswa berkumpul di Jakarta pada era revormasi untuk melawan orde baru”. tutur Arifin selaku koordinator lapangan sekaligus presiden mahasiswa UTM.
Dalam aksi ini mereka membuat semacam petisi berupa kain yang dibentang, kemudian diisi dengan tanda tangan orang–orang yang peduli atas aksi tersebut, waktu itu orang yang pertama menorehkan tanda tanganya adalah wakil rektor 1 UTM. Waktu berkumpul yang awalnya direncanakan pukul 07.30 pagi mengalami sedikit kemoloran sehingga mengakibatkan kemoloran pula dalam pemberangkatan hingga pukul 09.00 pagi. Dalam pemberangkatannya demonstran didampingi oleh camat Kamal dan juga kapolsek Kamal, yang ditandai oleh pengibaran bendera BEM UTM oleh keduanya.
             
Selain itu kami, mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat juga untuk ikut andil dan memiliki semangat yang sama seperti mereka yang berada di Jakarta. Dan juga menyadarkan bahwasanya bangsa ini sudah carut marut, karena adanya sikap intoleran, radikalisme, terorisme, premanisme, korupsi dan lainnya”. tutur Arifin lagi.

Setelah diberangkatkan dari  titik kumpul, demonstran kemudian menuju depan gerbang kampus UTM dan melakukan orasi oleh beberapa demonstran. Rute ini dilanjutkan ke auditorium, kantin mahasiswa, RKB-C, RKB-B, LABSOS, RKB-D, RKB-F, RKB-E, dan berakhir  di depan gedung Rektorat UTM.

Berjalannya demo menyusuri jalan

Dalam poster yang dibawa oleh para demonstran yang tergabung, salah satu diantarnya tertera sebagai berikut. Kami melakukan tindakan panca sikap lawan (PAKAWAN). 1. Lawan sikap intoleran, 2. Lawan Radikalisme dan terorisme, 3. Lawan premanisme, 4. Lawan narkotika, 5. Lawan KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme).
            
 Salah satu yang menjadi titik perjuangan kita tadi  yaitu sikap yang berada di Bangkalan khususya, yaitu sikap premanisme, narkotika, dan lainnya itu yang kemudian menjadi poin penting untuk kita suarakan sebagai civitas akademika yang katanya agen of change untuk melawan lima hal tadi” Pendapat Andika, salah satu demonstran aksi simpatik.
            
Menurut mereka penyampaian pesan aksi simpatik dengan cara demo seperti ini dirasa efektif, karena tidak hanya mahasiswa yang peduli dalam aksi ini, melainkan dari karyawan, staf sampai dekanat ikut andil dalam aksi ini.
            
Kami rasa efektif jika bersifat demo seperti ini, karena 5 dekanat keluar semua mulai dari teknik, keislaman, hukum, ekonomi, pertanian, dan juga wakil rektor 1 yang tadi tanda tangan di awal”. tutur Taufik, wakil presiden mahasiswa UTM.
            
 Mereka menyatakan bahwa ini adalah solusi konkrit bagi mahasiswa dan masyarakat, yang seharusnya dimulai dari kita terlebih dahulu.
            
Jika UTM bersimpati dan peduli terhadap hal ini, insyaallah akan dicontoh oleh kampus– kampus lain dan juga masyarakat”. tambah Taufik selaku wakil presiden mahasiswa UTM..
           
Saya tidak memiliki harapan yang banyak, harapan saya cuma satu, mahasiswa cobalah jangan hanya mementingkan diri saja, melainkan kita harus peduli terhadap kehidupan diluar sana yang saat ini mulai tercoreng” harapan Abdul Bar, salah satu demonstran aksi simpatik. (red/nash)

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com